Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang Menguasai Hari Pembalasan. Hanya kepada Engkau lah kami abdikan diri dan hanya kepada Engkau lah kami memohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, seperti jalan orang-rang yang telah Engkau beri nikmat, bukan jalan orang-orang yang sesat dan bukan pula jalan mereka yang Engkau murkai.
Sebagai mahluk yang diberi hidup lengkap dengan akal budi, maka kehidupan manusia bukanlah urusan biologis semata, tetapi juga harus lengkap dengan hati yang hidup dalam cahaya iman yang berasal dari akidah tauhid yang bersih.
Pertama, al Qur'an bersifat universal, milik seluruh umat manusia karena didalamnya juga tercakup isi kitab2 yang mendahuluinya yaitu taurat, zabur dan injil. Kedua, seandainya ada pedoman lain selain al Qur'an maka pedoman terbarulah yang harus diambil tetapi yang terbit paling akhir adalah al Qur'an melalui nabi terakhir, Muchammad SAW, maka sebagai yayasan pendidikan yang berlandaskan Islam, Lead Indonesia tidak punya pilihan lain selain meletakkan al Qur'an sebagai visi dan misi keseluruhan dan sunnah Rosulullah SAW sebagai pedoman.
Juga berkeyakinan kokoh bahwa bukannya kebetulah kalau Allah meletakkan surah al Fatihah di bagian depan, sebagai ruh qur'an, maka Lead Indonesia juga meletakkan al Fatihah sebagai ruh, agar tidak tersesat dalam menjalankan kegiatan.
Pendidikan berbasis qur'an manual book yang diturunkan oleh Sang Pemberi Hidup sendiri ini vital dalam memberi dasar pendidikan anak karena akan tertanam sebagai alam bawah sadar setiap pelajar, yang mana akan menjadikannya acuan dalam menyelenggarakan hidupnya. Sebagai kita ketahui dan rasakan sendiri bahwa 90 persen nilai kemanusiaan kita ditentukan oleh alam bawah sadar kita.
Oleh karena itu sebagai orang tua yang dititipi mahluk hidup sempurna yang indah ini, tidak mungkin tanpa konsekwensi bukan? yah, pada akhirnya kita akan bertanggung jawab pada sang pemberi titipan bukan? bagaimana kita mengembalikannya, dalam keadaan baikkah? harus! kita tidak punya hak selain dalam keadaan baik, karena kita tidak punya alasan untuk itu. YME menyediakan segala sarana untuk itu, bahkan kita juga tidak berhenti dibimbingnya, jadi tidak boleh kita mendasari pendidikan mereka selain dengan pedoman yang diberikan oleh Sang Maha Pengasih dan Penyayang itu sendiri. Coba kita pikirkan siapa yang bisa memberi kita kasih sayang sedemikian rupa? Apa ada? Jadi tak ada alasan untuk menyianyiakannya
Mari kita periksa diri kita hari ini warna jiwa kita, hidup kita sampai hari ini, 5W + 1H... Okey, maka sekarang kita mengerti blue print apakah yang telah ditanamkan orangtua kita pada kita, karena itulah "alam bawah sadar" kita. Merubahnya? mmm...waduh repot? Oleh karena itu sebelum terlambat, mari ta'awuz dan bismillah, dengan lembut dan berhati hati kita tanamkan lapis demi lapis dalam alam bawah sadar titipan Allah ini pedoman yang benar, release yang terakhir, yaitu al Qur'an. Hanya logis saja bukan?
Dari Allah segala petunjuk dan hidayah, amin.
Tujuan penciptaan; adz-Dzaariyaat ayat 56,
dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah Ku...
Jadi kenapa kita beraaat kalau anak kita tidak bisa musik atau kumon atau berenang? kita gelisah dan takut untuk dunia? sedang kalau anak tidak mengerti apa "tujuan penciptaan" kita tenang saja? apa kita tidak takut akhirat? jadi apa tujuan hidup anak kita? Betapa sangat tidak seimbang, mari kita seimbangkan dunia dan akhirat agar anak kita bahagia dunia dan akhirat. Kita buktikan bahwa kita ortu yang bertanggung jawab atas kebahagiaan dunia dan akhirat anak kita.
Mari kita berpegang tangan agar kita teguh dalam mengemban tugas mulia sebagai ortu, mari saling menguatkan dan menopang manakala ada dari saudara kita yang membutuhkan bantuan kita.. Semoga tugas ini tidak terasa berat kalau kita saling dukung dan bahu membahu, mari kita jalani dengan syukur, mari selalu minta bantuan Sang Pemberi Tugas, Illahi Robbi...
Last but not least, pantasnya kita mencontoh umat budha (DA'AI TV) dan umat nasrani dalam perjuangan mereka yang mengedepankan persaudaraan dan cinta kasih.
Mari kita perangi citra Islam yang teroris dengan menebar harumnya islam, rahmatan lil alamin, universal dan 'edisi terbaru'.
Salam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar